WARTASIBER.ID – MANADO, SULAWESI UTARA — Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sulawesi Utara memberikan apresiasi kepada Komunitas Lontara Millenial dan Relawan Gerakan Anti Narkotika Nasional (GANNS) Sulawesi Utara yang aktif menggelorakan gerakan pencegahan penyalahgunaan narkotika di kalangan masyarakat, pelajar dan generasi muda.
Apresiasi tersebut disampaikan menyusul kegiatan yang telah berlangsung selama dua hari dengan melibatkan komunitas masyarakat dan pelajar. Kegiatan itu dinilai sejalan dengan upaya BNN dalam memperkuat pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika sejak dini.
Dalam kesempatan tersebut, BNN Sulut juga mengajak para relawan GANNS untuk terus menjadi motor penggerak dalam memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya kalangan remaja dan pemuda.

BNN mengingatkan masyarakat agar tidak menganggap penggunaan vape sebagai sesuatu yang aman dan tidak berisiko. Generasi muda diminta menjauhi vape serta berbagai bentuk kebiasaan yang dapat membawa mereka semakin dekat dengan lingkungan penyalahgunaan narkotika.
“Bersama-sama kita memberantas dan mencegah. Jangan sampai komunitas remaja, komunitas pemuda maupun masyarakat mengonsumsi vape. Tinggalkan vape. Vape sangat berbahaya dan bisa menjadi pintu masuk daripada peredaran gelap narkotika,” tegas perwakilan BNN Sulawesi Utara.
Menurut BNN, langkah pencegahan harus dilakukan secara bersama-sama. Edukasi kepada pelajar dan generasi muda dinilai menjadi bagian penting dalam membangun ketahanan diri terhadap pengaruh penyalahgunaan narkotika.
BNN Sulut menyatakan bangga terhadap keterlibatan Komunitas Lontara Millenial dan Relawan GANNS Sulawesi Utara yang secara konsisten mengajak masyarakat untuk memiliki kesadaran terhadap bahaya narkotika.
“Atas nama Kepala BNN Provinsi Sulawesi Utara, kami memberikan apresiasi yang sangat luar biasa kepada Komunitas Lontara Millenial dan Relawan Gerakan Anti Narkotika Nasional Provinsi Sulawesi Utara,” ungkapnya.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari tersebut dinilai memiliki semangat yang sama dengan program BNN Republik Indonesia, termasuk Ananda Bersinar, yang menekankan pentingnya keterlibatan generasi muda dalam menciptakan lingkungan yang bersih dari penyalahgunaan narkotika.
BNN berharap gerakan tersebut tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi dapat menjadi gerakan berkelanjutan di tengah masyarakat.
Kolaborasi antara BNN, relawan, komunitas, sekolah, orang tua dan masyarakat dinilai menjadi kunci untuk memperkuat benteng pencegahan narkotika.
“Mari bersama-sama menjaga generasi muda. Cegah sejak dini, edukasi terus-menerus, dan jangan beri ruang bagi penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika,” tutupnya.
RICHARD WARTASIBER.ID












