WARTASIBER Manado, Isu pencemaran air bersih oleh bakteri E-Coli dan kandungan timbal di jalur pipa Kota Manado akhirnya mendapat respons keras dari Direktur Utama PDAM Wanua Wenang, Melky Taliwuna.
Tak sekadar klarifikasi, Melky tampil tegas membantah seluruh tudingan yang dinilai telah memicu keresahan publik. Ia memastikan, air yang didistribusikan ke masyarakat tetap aman dan bebas dari kontaminasi berbahaya.
“Hasil uji laboratorium jelas. E-Coli nol. Air aman,” tegasnya tanpa ragu.
Ia juga menepis isu adanya kandungan timbal dalam jaringan pipa distribusi. Menurutnya, sistem pengolahan dan distribusi air PDAM telah melalui pengawasan ketat dengan standar kesehatan yang berlaku.
Melky menegaskan, pengujian kualitas air bukan dilakukan sesekali, melainkan rutin dan berlapis—melibatkan laboratorium internal serta lembaga independen guna menjamin hasil yang objektif dan dapat dipertanggungjawabkan.
Data terakhir dari uji laboratorium pada 25 September 2025 menunjukkan kualitas air PDAM Manado masih dalam kategori layak konsumsi dan bebas dari pencemaran berbahaya.
Di tengah derasnya isu yang berkembang, PDAM justru mengambil langkah berani: membuka uji ulang secara transparan dengan melibatkan berbagai pihak eksternal.
“Kami tidak akan bersembunyi. Semua proses kami buka. DPRD, tenaga ahli, hingga Dinas Kesehatan kami libatkan,” ujar Melky.
Langkah ini disebut sebagai bentuk keseriusan PDAM dalam mematahkan spekulasi sekaligus mengembalikan kepercayaan masyarakat.
Dalam uji ulang tersebut, PDAM menggandeng DPRD Kota Manado, akademisi Poltekkes Kemenkes Manado, serta Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Utara.
Kolaborasi lintas lembaga ini diharapkan menjadi bukti kuat atas kondisi riil kualitas air di lapangan.
Tak hanya itu, PDAM juga membuka kanal pengaduan bagi masyarakat. Setiap laporan terkait kualitas air dipastikan akan ditindaklanjuti secara cepat dan tanpa kompromi.
Sebelumnya, isu E-Coli dan kandungan timbal mencuat dari laporan sejumlah warga dan menyebar luas di tengah masyarakat. Namun PDAM menilai informasi tersebut belum terverifikasi dan berpotensi menyesatkan.
Melky pun mengingatkan publik agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas sumber dan validitasnya.
“Jangan terpancing isu liar. Kami pastikan air yang digunakan masyarakat tetap aman,” tegasnya.
Ke depan, PDAM Wanua Wenang berkomitmen memperketat pengawasan, meningkatkan sistem pengolahan, serta menjaga kualitas distribusi air agar tetap berada pada standar tertinggi.
Dengan sikap terbuka dan langkah tegas ini, PDAM ingin mengirim pesan jelas: air bersih Manado tetap aman, dan isu yang beredar siap diuji dengan fakta. (WinSky)











