WARTASIBER.ID — Minut Wori, Suasana penuh haru dan kebersamaan menyelimuti pelantikan Felix Mantiri sebagai Penjabat (Pj) Hukum Tua Desa Tiwoho, Kecamatan Wori, Kabupaten Minahasa Utara, pada Selasa (27/01/2026). Di tengah doa dan dukungan dari berbagai pihak, ia berdiri dengan rasa syukur yang mendalam, menyatakan diri siap dengan seluruh jiwa dan raga untuk menjalankan amanah pemerintahan desa sekaligus menjawab panggilan pengabdian bagi masyarakat, bangsa, dan negara.
Dengan suara yang penuh keyakinan, Felix memanjatkan puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa yang telah membimbing setiap langkahnya hingga momen penting ini. Ia juga mengucapkan terima kasih yang tulus kepada Pastor Paroki St. Ursula Watutumou yang telah menyaksikan dan membimbing proses sumpah serta janji jabatan, serta kepada seluruh jajaran pemerintah Kabupaten Minahasa Utara yang telah memberikan kepercayaan.
Kata terima kasih khusus disampaikan kepada Bupati Minahasa Utara Joune Ganda, SE, MAP, MM, M.Si, Cand. Doktor dan Wakil Bupati Kevin W. Lotulung, SH, MH, beserta Sekretaris Daerah, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Inspektur Daerah, serta Kepala Dinas PMD Minut – yang semuanya telah melihat potensi dan memberikan kepercayaan tak ternilai kepadanya. Tak ketinggalan, ia mengapresiasi insan pers Minahasa Utara yang telah menjadi mitra penting dalam membangun komunikasi dan transparansi bagi rakyat.

Tak lupa, rasa hormat dan terima kasih mendalam juga disampaikan kepada Camat Wori, Ketua dan seluruh anggota BPD, perangkat desa, serta seluruh masyarakat Desa Tiwoho yang telah memberikan mandat adat, rekomendasi, dan kepercayaan untuk memimpin roda pemerintahan desa yang mereka cintai. Dukungan moral dan doa pun mengalir deras dari berbagai tokoh, mulai dari Senator DPD/MPR RI Ir. Stefanus Ban Liow, MAP – selaku Ketua BULD dan Ketua DPD Organisasi Desa Bersatu Sulut – hingga para penggiat desa se-Sulawesi Utara dan Indonesia Timur.
Felix menegaskan bahwa jabatan yang diembannya bukan sekadar kursi administratif, melainkan panggilan hidup yang harus dijalankan dengan penuh dedikasi. Ia berkomitmen untuk mengabdikan diri bagi negara dengan menyukseskan Asta Cita keenam dan mengedepankan delapan fokus Dana Desa, sebagai bentuk kontribusi nyata dalam mewujudkan visi Indonesia Emas yang digaungkan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
“Pelantikan ini bukan titik akhir perjuangan, melainkan awal dari perjalanan panjang untuk melayani rakyat dengan sepenuh hati! Keberhasilan kita hanya bisa diraih jika kita bersinergi erat – BPD, perangkat desa, dan seluruh masyarakat Desa Tiwoho sebagai satu kekuatan yang tak terpisahkan,” tegasnya dengan semangat membara.
Ia menutup dengan hati yang penuh pengharapan, menyatakan bahwa seluruh pengabdiannya adalah persembahan bagi kemuliaan nama Tuhan sebagai bentuk ibadah, inspirasi bagi keluarga, dan wujud nyata tanggung jawab untuk menjaga amanat dari penderitaan yang pernah dialami rakyat.
(Win_Sky)












