WARTASIBER — Manado — Ramadan tahun ini terasa lebih hidup. Di jantung Kota Manado, PT Bank Sulawesi Utara dan Gorontalo atau Bank SulutGo kembali menyalakan denyut ekonomi rakyat melalui pembukaan Ngabuburit KUR Fest 2026, sebuah perayaan kebersamaan yang memadukan semangat ibadah, silaturahmi, dan kebangkitan UMKM.
Selama 11 hari penuh, mulai 3 hingga 13 Maret 2026, area lobby parkir depan Kantor Pusat Bank SulutGo di Jl. Piere Tendean No. 100 menjelma menjadi ruang temu yang hangat dan penuh warna. Aroma takjil menggoda, tawa masyarakat berbaur dengan lantunan tausiah, dan deretan produk UMKM lokal berdiri bangga menanti apresiasi.
Direktur Utama Bank SulutGo, Revino Pepah, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar festival kuliner Ramadan.
“Ngabuburit KUR Fest adalah ruang tumbuh bagi pelaku UMKM binaan kami. Di sini, mereka tidak hanya berjualan, tetapi membangun jejaring, memperluas pasar, dan menjemput harapan,” ujarnya penuh optimisme.
Kehadiran jajaran Direksi dan Komisaris menambah khidmat suasana pembukaan.
Momen semakin bermakna dengan tausiah dari Ustad Taufik Adam yang mengingatkan pentingnya keberkahan dalam setiap transaksi dan keikhlasan dalam berbagi.
“Berniaga di bulan Ramadan bukan hanya soal keuntungan, tetapi tentang nilai, niat, dan keberkahan,” pesannya, menggugah hati para pelaku usaha dan pengunjung.
Ngabuburit KUR Fest 2026 menghadirkan:
🌙 Bazar UMKM binaan KUR
📢 Sosialisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR)
🍽️ Ragam kuliner berbuka puasa
🕌 Tausiah dan siraman rohani
Melalui kegiatan ini, Bank SulutGo kembali menegaskan perannya sebagai motor penggerak ekonomi daerah di Sulawesi Utara dan Gorontalo. Bukan hanya sebagai lembaga perbankan, tetapi sebagai mitra pertumbuhan yang setia mendampingi UMKM dari langkah kecil menuju lompatan besar.
Di bulan penuh ampunan ini, Ngabuburit KUR Fest bukan sekadar agenda tahunan—ia menjadi simbol harapan, kebangkitan, dan sinergi untuk ekonomi daerah yang semakin kuat dan berdaya saing.
(WinSky)















